Monday, November 23, 2015

Cara Instalasi dan Konfigurasi BIND9 di Ubuntu


Install dan Konfigurasi BIND9
Jika ketiga point diatas sudah terpenuhi, maka selanjutnya anda tinggal melakukan langkah-langkah cara install dan konfigurasi BIND di server Ubuntu berikut ini :
  • Login kedalam server anda dan silahkan install BIND dengan perintah :
    apt-get install bind9
    
  • Proses instalasi BIND telah selesai, biasanya akan muncul pesan seperti ini :
    * Starting domain name service... bind9      [OK]
  • Langkah selanjutnya adalah konfigurasi domain supaya dapat terhubung dengan IP VPS (server) anda. Berikan perintah berikut ini, sesuaikan jika anda menggunakan editor lain :
    nano /etc/bind/named.conf.local
    Tambahkan baris-baris berikut ini kedalam file tersebut.
    zone "1dpaper.com" {
    type master;
    file "/etc/bind/zones/1dpaper.com.db";
    };
    
    zone "60.249.192.in-addr.arpa" {
    type master;
    file "/etc/bind/zones/rev.60.249.192.in-addr.arpa";
    };
    cara membuat dns vps, cara mengatur dns di vps, cara memakai dns di server sendiri, membuat dns dengan bind9Ganti 1dpaper.com dengan nama domain anda dan ganti pula 60.249.192 dengan 3 deret angka IP Server anda yang ditulis terbalik. (Contoh IP Server : 192.249.60.206 menjadi 60.249.192). Jangan lupa simpan konfigurasi tersebut dengan CTRL+X dan Y.
  • Silahkan masuk ke direktori bind :
    cd /etc/bind
  • Buatlah direktori baru bernama zones :
    mkdir zones
  • Masuk ke direktori baru tersebut melalui command :
    cd zones
  • Buatlah file baru bernama 1dpaper.com.db (ganti 1dpaper.com dengan nama domain anda) masukkan command :
    nano 1dpaper.com.db
    Masukkan baris-baris berikut yang merupakan baris setting DNS dasar. Anda dapat mengedit, menambah atau menghapus beberapa baris, sesuai dengan kebutuhan anda. Pastikan anda ganti 1dpaper.com dengan domain anda dan 192.249.60.206 dengan IP Server anda.
    ; BIND data file for 1dpaper.com
    ;
    $TTL 14400
    @ IN SOA ns1.1dpaper.com. root.1dpaper.com. (
    1 ; Serial
    7200 ; Refresh
    120 ; Retry
    2419200 ; Expire
    604800) ; Default TTL
    ;
    1dpaper.com. IN NS ns1.1dpaper.com.
    1dpaper.com. IN NS ns2.1dpaper.com.
     
    1dpaper.com. IN MX 10 mail.1dpaper.com.
    1dpaper.com. IN A 192.249.60.206
     
    ns1 IN A 192.249.60.206
    ns2 IN A 192.249.60.206
    www IN CNAME 1dpaper.com.
    mail IN A 192.249.60.206
    ftp IN CNAME 1dpaper.com.
    1dpaper.com. IN TXT "v=spf1 ip4:192.249.60.206 a mx ~all"
    mail IN TXT "v=spf1 a -all"
    cara install bind server, cara install bind di ubuntu, cara pasang bindNote : Jika anda mempunyai 2 IP yang berbeda, anda bisa ganti ns2 IN A xx.xx.xx.xx (IP Kedua anda). Simpan dengan CTRL+X dan Y.
  • Selanjutnya tinggal menentukan reverse DNS lookup. Berikan perintah seperti berikut ini :
    nano /etc/bind/zones/rev.60.249.192.in-addr.arpa
    Ganti  60.249.192 dengan IP anda yang dibalik (lihat langkah ketiga diatas). Masukkan baris berikut ini :
    @ IN SOA 1dpaper.com. root.1dpaper.com. (
    1;
    28800;
    604800;
    604800;
    86400 );
     
    IN NS ns1.1dpaper.com.
    4 IN PTR 1dpaper.com.
    cara memasang bind, cara memakai bind dns, cara menggunakan dns bindJangan lupa ganti 1dpaper.com dengan domain anda dan pastikan anda menyimpannya dengan CTRL+X dan Y.
  • Edit file /etc/resolv.conf dengan command :
    nano /etc/resolv.conf
    Masukkan baris search domainanda.com seperti berikut ini :
    search 1dpaper.com
    cara setting directory bind android, cara setting directory bind di linux, cara menggunakan directory bind, cara setting bind dns server, cara setting directory bind
  • Restart BIND dengan command :
    /etc/init.d/bind9 restart
  • Untuk test DNS, anda dapat install DNS Utility melalui command :
    apt-get install dnsutils
    Berikan perintah seperti berikut ini untuk melakukan pengecekan :
    dig 1dpaper.com
    dig ns1.1dpaper.com
    dig ns2.1dpaper.com
    dig mail.1dpaper.com
    cara kerja bind, cara mengatur bind, bind di vps, bind di linux
Selain dengan cara tersebut, anda juga dapat melakukan pengecekan setting DNS melalui situs pihak ketiga, seperti mxtoolbox.com, dnscheck.pingdom.com dan whatsmydns.net.
Setelah langkah-langkah install dan konfigurasi DNS di dalam VPS selesai, selanjutnya anda hanya tinggal membuat nameserver baru di tempat anda melakukan registrasi nama domain anda.
Sumber : www.google.com

Cara Install Ubuntu Server Untuk Dijadikan Squid Proxy Server


Dipertemuan kali ini saya akan mejelaskan bagaimana cara menginstalasi Ubuntu untuk dijadikan Squid Proxy Server, Untuk lebih jelas nya , silahkan dihayati berikut ini :D

Download file ISO ubuntu terbaru disini http://www.ubuntu.com/download/server/download lalu Burn ke CD

Set bios computer anda untuk pertama kali boot melalui CDROOM anda


Step 1 - Pilih bahasa, Pilih "English"
Step 2 - Pilih "Install Ubuntu Server"
Step 3 - Pilih "English"
Step 4 - Pilih Lokasi 
Step 5 - Detect Keyboard Layout, Pilih "No"
zsaS
Step 6 - Pilih "English (US)"
Step 7 - Pilih "English (US)"
Step 8 - Saat Proses "Configuring the network with DCHP, pilih cancel dan enter. Karena kita mau setting menggunakan IP Statik untuk server ubuntu kita.
Step 9 - Pilih Continue, dan Enter
Step 10 - Pilih "Configure network manually" dan Enter
Step 11 - Isi IP Address Ubuntu Server kita dengan 172.22.0.2/30, pilih "Continue" dengan tombol "Tab" di keyboard dan Enter
Step 12 - Isi gateway dengan "172.22.0.1", Continue dan Enter
Step 13 - Isi "Name server addresses" atau IP DNS dengan "172.22.0.1", continue dan Enter
Step 14 - Isi "Hostname" dengan nama "proxy", Continue dan Enter. 
Step 15- Isi "Domain name:" dengan nama "warnet", Continue dan Enter.
Step 16 - Isi "Full name for the new user:" dengan nama "proxywarnet", Continue dan Enter.
Step 17 - Isi "Username for your account:" dengan nama "proxywarnet", Continue dan Enter.
Step 18 - isi "Choose a password for the new user:" dengan "123456", Continue dan Enter.
Step 19 - Isi kembali password yang sama "123456"
Step 20 - Pilih "Yes" dan Enter.
Step 21 - Pilih "No" dan Enter.
Disini kita akan setting partisi pada harddisk yang terpasang di komputer server ubuntu. Kalau dicontoh ini saya menggunakan Harddisk kapasitas 10GB (VMWare). Dan saya mengalokasikan partisi seperti ini : 

VirtualHD 10GB
Root (/) 5GB
Swap 512MB *jumlah swap, 2x kapasitas memory yang terpasang, dicontoh ini saya pakai memory 256M
*partisi untuk simpan cache squid proxy
/Cache1 1 GB
/Cache2 1 GB
/Cache3 1 GB
/Cache4 1 GB
/Cache5 1 GB

Harddisk 250GB (contoh jika pakai harddisk kapasitas ini)
Root (/) 100 GB
Swap 512 MB *jumlah swap, 2x kapasitas memory yang terpasang, dicontoh ini saya pakai memory 256M
*partisi untuk simpan cache squid proxy
/Cache1 20 GB
/Cache2 20 GB
/Cache3 20 GB
/Cache4 20 GB
/Cache5 20 GB


Step 22 - Pilih "Manual", dan Enter.
Step 23 - Akan muncul Harddisk yang terpasang di komputer Anda, Pilih dan Enter. 
Step 24 - Pilih "Yes"
Step 25 - Pilih kembali HD anda "FREE SPACE" dan Enter.
Step 26 - Pilih "Create a new partition"

Step 27 - Isi 5 GB (contoh saja) untuk partisi "Root (/)"
Step 28 - Pilih "Primary"
Step 29 - Pilih "Beginning"
Step 30 - Pilih "Done setting up the partition" dan Enter.
Step 31 - Pilih "FREE SPACE" dan Enter. 
STEP 32 - Pilih "Create a new partition" (lihat stetp 26)

Step 33 - Isi 512M (untuk partisi swap) 2x kapasitas memory yang terpasang, dicontoh ini saya pakai memory 256M
Step 34 - Pilih "Logical"
Step 35 - Pilih "Beginning" (lihat Step 29)

Step 36 - Pilih "Use as:" dan Enter. 
Step 37 - Pilih "swap area" dan Enter.
Step 38 - pilih "Done setting up the partition"
Step 39 - Pilih "FREE SPACE" dan Enter.
STEP 40 - Pilih "Create a new partition" (lihat stetp 26)

Step 41 - Isi "1 G" (contoh saja) digunakan untuk partisi cache proxy
STEP 42 - Pilih "Logical" (lihat gambar Step 34)
STEP 43 - Pilih "Beginning" (lihat gambar Step 29)
STEP 44 - Pilih "Use as:" dan Enter (lihat gambar Step 36)

Step 45 - Pilih "btrfs" dan Enter
Step 46 - pilih "Mount point:" dan Enter. 
Step 47 - pilih "Enter Manually"
Step 48 - Isi dengan "/cache1", Pilih Continue dan Enter
Step 49 - Pilih Mount options:" dan enter.
sadsa
Step 50 - Pilih dengan tombol "Spasi" di keyboard untuk option "noatime" dan "nodiratime", Continue dan Enter.
Step 51 - Pilih "Done setting up the partition" 
Step 52 - Pilih "FREE SPACE" kembali dan Enter.
Kemudian buat partisi cache lainnya, caranya seperti step 41 -51, untuk mount point /cache2 sampai /cache5. Hasilnya akan seperti gambar dibawah :

Step 53 - Pilih "Finish partitioning and write changes to disk" 
Step 54 - Pilih "Yes"
Step 55 - Tunggu proses sampai selesai
Step 56 - Kosongkan saja, pilih Continue dan Enter.
Step 57 - Tunggu proses sampai selesai
Step 58 - Pilih "No automatic updates"
Step 59 - Pilih/centang "OpenSSH server", Continue dan Enter.
Step 60 - Tunggu proses sampai selesai
Step 61 - Pilih "Yes"
Step 62 - Pilih "Continue" dan komputer akan restart. Keluarkan CD Installer
Step 63 - Setelah restart, akan muncul tampilan seperti ini, and ready to action!

Sumber : www.google.com