Wednesday, December 16, 2015

Pengertian WiMAX, Prinsip Kerja WiMAX, dan Perbedaan WiMAX dengan WiFi

 

Pengertian WiMAX

Pengertian WiMAX. WiMAX merupakan singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access. WiMAX adalah sebuah teknologi akses nirkabel pita lebar yang memiliki kecepatan akses tinggi dengan memiliki jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi sebelumnya yaitu BWA atau broadband wireless access dengan ditambahkan fitur-fitur yang menarik. Disamping kecepatan data tinggi yang dimiliki WiMAX, WiMAX juga merupakan sebuah teknologi dengan open standar. Dengan kecepatan data yang besar, WiMAX dapat diaplikasikan sebagai koneksi broadband ‘last mile’ ataupun backhaul.

Prinsip Kerja WiMAX


Prinsip kerja WiMAX. Sistem kerja WiMAX sama dengan WiFi yang menyediakan sebuah jaringan internet pada suatu area yang dijangkaunya. Namun, WiMAX memiliki wilayah dengan jangkauan yang jauh lebih luas dan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan WiFi.

Jaringan WiFi disebut juga sebagai Local Area Network (LAN), jaringan komputer yang jaringannya mencakup wilayah berukuran kecil, seperti jaringan komputer pada gedung, rumah, kantor, kampus, sekolah, atau area yang lainnya.

Jaringan WiMAX disebut juga sebagai Metropolitan Area Network (MAN), jangkauan tersebut dapat mencakup area yang cukup luas.

Perbedaan WiMAX dengan WiFi



Perbedaan WiMAX dengan WiFi. Jaringan WiMAX terbilang cukup mahal untuk pembanguanan infastruktur serta perawatannya serta membutuhkan antena outdoor atau menara dan BTS dengan suatu peralatan pendukung. Kecepatan WiMAX biasanya terpusat memiliki kecepatan sekitar 5 mbps, walaupun terkadang dapat lebih dari itu. Pengguna WiMAX dapat juga untuk menyebarkan antena WiMAX dengan hal untuk menutupi sebagian besar wilayah sebuah kota atau mirip dengan jaringan data seluler. Pelanggan membutuhkan sebuah modem WiMAX khusus untuk dapat mengakses menggunakan jaringan WiMAX tersebut.

WiFi memiliki biaya yang relatif murah, kecil, dan router portabel. WiFi tidak perlu membangun sebuah infrastruktur pendukung, tapi jaringan WiFi hanya mencakup jarak dekat. WiFi adapter bahkan memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan router WiFi, dan kebanyakan komputer atau laptop sudah memilik adapter wireless untuk mengakses menggunakan jaringan WiFi.

Itulah pengertian WiMAX, prinsip kerja WiMAX, dan perbedaan WiMAX dengan WiFi.

Defini , Pengertian, dan Layanan VOIP ( Voice over Internet Protocol )

 
VoIP adalah singkatan dari Voice over Internet Protocol, adalah layanan yang  memfasilitasi komunikasi suara melalui packet-switched networks seperti Internet. Sistem VoIP menggunakan infrastruktur jaringan yang ada untuk rute panggilan telepon, hadirnya tehnologi VoIP berdampak positif terhadap pengurangan biaya infrastruktur komunikasi. Dalam sejarah VoIP Penggunaan pertama dari teknologi VoIP sekitar tahun 1973, ketika suara yang dikirim melalui Internet untuk pertama kalinya melalui jaringan internet telehony. Pada awal 1980, layanan VoIP menjadi tersedia untuk pengguna akhir. .sampai saat ini layanan VoIP sudah sangat terkenal secara global.
Cara Kerja VoIP
Layanan VoIP mengubah suara menjadi sinyal digital melalui media Internet. Ketika memanggil nomor telepon biasa, sinyal akan dikonversi menjadi sinyal telepon biasa sebelum mencapai tujuan. Panggilan VoIP dapat dibuat dari sebuah komputer, telepon IP khusus atau telepon tradisional yang terhubung ke adaptor. VoIP membutuhkan koneksi internet  broadband melalui modem, kabel atau layanan seperti DSL. Beberapa layanan VoIP memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan fasilitas komunikasi dengan bantuan telepon tradisional terhubung ke adaptor VoIP sementara yang lainnya memerlukan pengguna untuk memiliki komputer atau telepon VoIP khusus.



Secara garis besar layanan VoIP dapat dibagi menjadi 4, yaitu : 
 
1. Computer to Computer
Layanan ini merupakan layanan voice call yang menggunakan komputer sebagai alat komunikasi. Dengan menggunakan layanan khusus di internet kita bisa menggunakan komputer kita yang telah terhubung dengan internet untuk melakukan panggilan ke komputer lain yang menggunakan layanan yang sama. Banyak penyedia layanan VoIP di internet. Salah satu layanan yang mendukung panggilan suara melalui internet adalah Yahoo messenger. Dengan menggunakan Yahoo messenger kita bisa melakukan voice call dengan sesama user. Begitu juga penyedia layanan lainnya, seperti MSN messenger ataupun Skype. Layanan VoIP computer to computer dapat dilakukan secara gratis, anda hanya cukup menyediakan koneksi internet pada komputer anda.


2. Computer to Phone
Layanan ini merupakan layanan yang memungkinkan kita melakukan panggilan dari komputer ke telepon, baik itu telepon tetap (PSTN) ataupun mobile phone (handphone). Layanan ini juga membutuhkan penyedia layanan di internet. Salah satu penyedia layanan ini adalah Skype. Layanan ini juga tidak gratis seperti layanan computer to computer VoIP, layanan ini membutuhkan biaya yang harus dibeli terlebih dahulu (sistem prabayar). Cara menggunakan layanan ini juga tidak sulit. Pertama, kita harus memiliki account di penyedia layanan terkait, biasanya membuat account tidak di pungut biaya. Lalu kita membeli credit atau bisa juga disebut pulsa, yang nantinya akan digunakan untuk melakukan panggilan ke telepon. Panggilan yang dilakukan tidak hanya ke nomor telepon lokal, namun panggilan dapat dilakukan untuk menghubungi nomor internasional di seluruh dunia. Dan juga, kita dapat melakukan panggilan baik ke telepon tetap ataupun handphone. Tarif yang digunakan mengacu pada penyedia layanan.

3. Phone to Computer
Layanan VoIP call ini merupakan layanan yang memungkinkan anda melakukan panggilan dari telepon ke komputer. Lagi-lagi penyedia layanan yang mendukung layanan ini salah satunya adalah Skype. Saat kita mempunyai account skype, kita juga dapat mempunyai apa yang di sebut Online Number. Online number inilah yang nantinya dapat di hubungi dari telepon manapun.

4. Phone to Phone
Layanan dilakukan dengan menggunakan pesawat telepon khusus atau telepon konvensional yang di hubungkan dengan VoIP adapter. Untuk menggunakan layanan ini kita harus menggunakan penyedia layanan phone to phone VoIP. Salah satu penyedia layanan ini adalah Phone Power. Dengan layanan ini kita dapat melakukan panggilan kemana pun diseluruh dunia yang menggunakan alat yang mendukung.


Kelemahan dan Solusi Layanan VoIP


         layanan VoIP didasarkan pada paket data, paket sniffing dapat menghambat kerahasiaan dalam panggilan telepon. Hacker dapat menggunakan paket-mengendus teknik untuk mencegat komunikasi lewat telepon melalui Internet. Hal ini juga dapat menyebabkan penolakan-dari-serangan layanan, yang dapat memecah jaringan telepon dengan terus menerus mengirimkan sinyal sibuk untuk penelepon. Namun, jika pengguna internet telepon mempertahankan gateway aman, mereka berhasil dapat melarang hacker dari kemasukan dalam komunikasi. Packet-sniffing terbaik dapat diatasi melalui penggunaan garis internet yang mendukung enkripsi data. Fasilitas Enkripsi dapat dimasukkan dalam layanan VoIP, sehingga membuat percakapan telepon internet yang aman pada layanan



Analisis 10 Provider Penyedia Jasa Layanan VOIP
 

Berikut adalah 10 penyedia jasa layangan VOIP :

1. Indosat Flat Call 01016
Dengan adanya teknologi VoIP indosat meluncurkan Flat Call 01016 dengan kualitas yang cukup bagus dan biaya yang di keluarkan pun cukup ringan, tarif yang dikeluarkan sesuai dengan negara mana yang kita akan hubungi dari biaya yang di kenakan kurang lebih Rp.120/6 detik.

2. SLI 01052
Perusahaan Telkomsel telah memperoleh license VoIP 01052 untuk melakukan panggilan internasional dengan harga yang cukup murah untuk kartu AS dengan kode akses 01052, dengan mengenakan biaya per paket Rp.1000,. cara mendaftarnya Ketik VoIP SUB Harga Paket, kirim ke 8999. Jadwal pendaftaran paketnya dimulai pukul 00.00 – 17.00.


3. Telkom Domestic Clearing house “TDC”
Salah satu Perusahaan telekomunikasi terbesar di indonesia yaitu PT. Telkom Tbk telah meluncurkan layanan telekomunikasi berbasis internet, VoIP yang cukup hemat dalam penggunaanya yang biasa disebut “telkom save” layanan VoIP yang di luncurkan ialah “telkom domestic clearing house” TDC. Dalam menjalankan layanan telekomunikasi VoIP ini Telkom tidak berjuang sendiri namun melakukan kerja sama terhadap perusahaan PT. Vasindo teleInternet sebagai pengelola layanan dan Telkom sebagai pengembangnya. Dari segi tarif bicara di kenakan biaya kurang lebih Rp.3000/menit untuk melakukan panggilan ke luar negri.


4. Three 01089
Tidak mau kalah dengan operator lain, 3 pun akhirnya menggunakan teknologi VoIP yang tidak kalah murahnya dengan operator penyedia layanan VoIP, PT. Hutchison CP Telekom ini akhirnya memiliki license VoIP 01089 yang katanya menelpon interlokal ke luar negri lebih murah di bandingkan menelpon lokal, hal ini di karenakan penggunaan teknologi VoIP ini, biaya yang di kenakan untuk menggunakan layanan ini sekitar Rp.299/menit.


5. Skype-Out
Skype merupakan salah satu penyedia layanan VoIP yang cukup ekonomis untuk melakukan panggilan secara internasional, VoIP Skype ini sebenarnya Free bila orang lain yang kita hubungi menggunakan software skype juga, namun bila orang yang kita hubungi tidak menggunakan software skype hal ini pun bisa di atasi dengan membeli credit dari Skype-Out yang biasanya dalam bentuk USD, namun jangan khawatir biaya yang di keluarkan pun sangat murah sekali 10cent USD/menit atau sekitar Rp.900/menit.


6. Google plus+
Perusahaan besar Google. Inc telah meluncurkan jejaring sosial yang sangat fenomenal yaitu Google Plus+, salah satu jejaring sosial saingan terberat dari Facebook ini telah menyediakan layanan VoIP yang kita bisa gunakan secara Free dengan user lainnya sesama pengguna Google Plus+, bukan hanya layanan VoIP saja yang di tawarkan namun kita juga di manjakan dengan layanan WebCam “Videeo Call” yang di namakan “HangOut” dalam jejaring sosial tersebut.


7. Mig33
Mig33 yaitu salah satu aplikasi mobile yang mendukung layanan VoIP secara gratis, Mig33 ini di gunakan untuk mobile phone yang memiliki sistem operasi Java.


8. Voipstunt
Layanan VoIP ini memiliki kualitas yang cukup baik yang memungkinkan melakukan panggilan ke luar negri dengan kualitas kejernihan suara yang cukup bagus, biaya yang dikenakan sekitar € 0,070/menit.


9. Nimbuzz
Nimbuzz merupakan suatu layanan VoIP berbasis Mobile yang kita bisa melakukan komunikasi VoIP secara free.


10. Freecall
Salah satu penyedia layanan VoIP free yaitu “Freecall” dengan layanan ini kita cukup menginstal software freecall lalu melakukan registrasi yang terakhir kita tinggal menggunakan layanannya, 90hari pertama “freedays” kita di berikan gratis 300menit/minggu setelah freedays habis kita di kenakan tarif normal yang cukup murah sekitar € 0,020/menit.

Keuntungan VoIP


Bertelepon menggunakan VoIP memberikan banyak keuntungan. Yang paling terlihat adalah dari segi biaya yang jelas lebih murah dari tarif telepon tradisional, karena jaringan IP bersifat global sehingga untuk hubungan internasional dapat ditekan hingga 70%. Selain itu, biaya maintenance dapat ditekan karena jaringan suara dan data terpisah, sehingga IP phone dapat ditambah, dipindah, dan diubah. Hal ini karena VoIP dapat dipasang disembarang ethernet dan IP address, tidak seperti telepon tradisional yang harus mempunyai port tersendiri di sentral atau PBX.

Kelemahan VoIP


Begitu banyaknya keuntungan yang ditawarkan oleh VoIP, tetapi masih ada kelemahan-kelemahan yang ditemukan seperti sulitnya mengirimkan fax, perlu jalur internet yang cepat ( biasanya backbone diharuskan menggunakan Fiber Optic ), dan susah untuk menentukan emergency call. Kelemahan jaringan yang menjadi musuh utama dari VoIP antara lain :

-      Delay

Jaringan yang berbasis atau dengan backbone Satellite tidak cocok untuk VoIP. Karena delay yang dimilikinya sangat besar, sehingga akan menyebabkan suara kita lama didengar oleh lawan bicara.

-      Jitter

Jitter pada intinya adalah variasi dalam delay. Hal ini terjadi karenan adanya perubahan terhadap karakteristik dari suatu sinyal sehingga menyebabkan terjadinya masalah terhadap data yang dibawa oleh sinyal tersebut.

-      Packet Loss

Packet Loss artinya hilangnya paket data yang sedang dikirimkan. Hilangnya data ini bisa disebabkan karena jitter atau karena adanya permasalahan di perangkat jaringan seperti router yang terlalu sibuk, jalur komunikasi yang terlalu padat penggunanya.

-      Keamanan

Keamanan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan dalam sebuah jaringan. Karena suara berjalan pada jaringan internet, maka tetap akan ada kemungkinan data suara tersebut disadap oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

-      Echo

Echo atau gema yang disebabkan oleh kesalahan perangkat pengirim dan penerima suara dalam mengkonversikan atau mengubah data dari suara menjadi digital atau sebaliknya. Hal ini terjadi karena adanya kesalahan faktor impedansi dalam rangkaian analog peralatan.

Wednesday, December 9, 2015

Topologi Jaringan Komputer "Kelebihhan & Kekurangan" dan Perangkatnya


Tugas : 
Analisis perbedaan topolgi jaringan, perbedaan fungsi perangkat jaringan seperti Hub, Switch, Router, dan Repeater.


1. Bus Topology



Jaringan komputer Bus Topology menggunakan kabel tunggal common backbone untuk
menghubungkan semua komputer. Sebuah kabel tunggal, common backbone berfungsi
sebagai media komunikasi bersama dari komputer dengan memanfaatkan konektor
interface. Sebuah perangkat yang ingin berkomunikasi dengan perangkat lain dalam
jaringan akan mengirim pesan broadcast melalui kawat dan semua perangkat lain dapat
melihat, tetapi hanya penerima pesan yang dituju yang benarbenar menerima dan
memproses pesan.

Topologi bus ethernet relatif mudah untuk diinstal dan tidak memerlukan banyak
pengkabelan dibandingkan dengan alternatif lain. Namun, jaringan bus hanya dapat bekerja
dengan baik dengan jumlah komputer terbatas. Jika lebih dari beberapa lusin komputer
yang berada dalam jaringan bus, masalah kinerja akan menjadi lambat. Selain itu, jika kabel
utama jaringan gagal, seluruh jaringan secara efektif menjadi tidak dapat digunakan.

Pada topologi bus ini seluruh komputer dalam sebuah jaringan terhubung pada sebuah bus berupa kabel. Cara kerja topologi ini adalah dengan mengirim dan menerima informasi di sepanjang bus tersebut yang melewati semua terminal. Topologi jenis ini tidak tergantung pada salah satu komputer, artinya semua terkendali di seluruh komputer dengan sistem tersebar (distributted).

Topologi bus memiliki kelemahan antara lain:
•  Kapasitas terbatas.
•  Kesulitan perawatan jika dalam jumlah besar.
•  Jarak terbatas, sering terjadi tabrakan pada lalu lintas padat.

Sedangkan kelebihan topologi bus antara lain:
•  Kecepatan pengiriman tinggi.
•  Kemampuan pengembangan tinggi.
• Jumlah terminal dapat ditambah atau dikurangi tanpa mengganggu kerja komputer yang sedang berjalan.


2. Ring Topology



Dalam sebuah jaringan dengan Ring Topology, setiap perangkat memiliki tepat dua
komputer untuk tujuan komunikasi. Semua perjalanan pesan adalah melalui ring dalam arah
yang sama (baik "searah jarum jam" atau "berlawanan"). Sebuah kegagalan pada salah satu
kabel jaringan dapat menyebabkan seluruh jaringan gagal.
Untuk menerapkan jaringan dengan topologi ini, biasanya menggunakan salah satu dari
FDDI, SONET, atau teknologi Token Ring. Topologi ring ditemukan di beberapa gedung
perkantoran atau kampus sekolah.

Topologi ini bekerja dengan cara data dikirim secara langsung sepanjang jaringan, setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Data akan diterima apabila memang sesuai tujuan dan jika bukan akan diteruskan ke komputer lain.

Topologi bus memiliki kelemahan antara lain:
•  Kapasitas terbatas.
•  Kesulitan perawatan jika dalam jumlah besar.
•  Jarak terbatas, sering terjadi tabrakan pada lalu lintas padat.

Sedangkan kelebihan topologi bus antara lain:
•  Kecepatan pengiriman tinggi.
•  Kemampuan pengembangan tinggi.
• Jumlah terminal dapat ditambah atau dikurangi tanpa mengganggu kerja komputer yang sedang berjalan.


3. Star Topology



Topologi ini merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang
menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat
dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client
server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktuwaktu
dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari
server.


Karakteristik Topologi STAR
  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  • Sangat mudah dikembangkan
  • Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi STAR
  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi STAR
  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.

4. Mesh Topology



Topologi Mesh melibatkan konsep rute. Berbeda dengan masing-masing topologi
sebelumnya, pesan yang dikirim pada jaringan mesh dapat mengambil salah satu dari
beberapa kemungkinan jalan dari sumber ke tujuan. (Ingat bahwa bahkan dalam sebuah
topologi ring, meskipun dua jalur kabel ada, pesan hanya dapat melakukan perjalanan
dalam satu arah.) Beberapa WAN, terutama Internet, menggunakan mesh routing.
Dalam jaringan topologi mesh setiap perangkat komputer akan menyambung ke setiap
komputer lain yang disebut full mesh. Seperti ditunjukkan dalam ilustrasi di bawah ini,
jaringan mesh parsial juga ada di mana beberapa perangkat terhubung hanya secara tidak
langsung kepada komputer lain.


Karakteristik Topologi MESH
  • Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan‐peralatan yang ada.
  • Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
  • Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Keuntungan Topologi MESH
  • Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
  • Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kerugian Topologi MESH
  • Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan‐peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

5. Tree Topology



Tree Topology mengintegrasikan beberapa topologi star bersama-sama ke sebuah bus.
Dalam bentuk yang paling sederhana, hanya perangkat hub terhubung langsung ke bus tree.
Pendekatan topologi tree, hibryd mendukung upgrade masa depan jaringan jauh lebih baik
daripada topologi bus yang terbatas dalam jumlah komputer atau bintang yang dibatasi
oleh jumlah titik koneksi pusat) saja


Kelebihan Topologi Tree
  • Seperti topologi star perangkat terhubung pada pusat pengendali /HUB.
  • Tetapi HUB dibagi menjadi dua,central HUB,dan secondary HUB
  • Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kelemahan Topologi Tree
  • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya , termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
6. Hybrid Topology



Topologi Hybrid adalah jaringan yang dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi. Sebuah
topologi hybrid memiliki semua karakterisitik dari topologi dasar yang terdapat dalam
jaringan tersebut.


Kelebihan Topologi Extended Star
  •  Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus
Kekurangan Topologi Extended Star
  • Tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.

Perbedaan perangkat jaringan komputer seperti Switch, Hub, Router dan Repeater.

1. Pengertian Switch


Switch adalah perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan komputer. Switch mengenal MAC Adressing shingga dia bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana.
Fungsi Switch diantaranya:
  • Bisa juga dipakai sebagai repeater/ alat penguat sinyal.
  • Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.
  • Dalam switch biasanya terdapat routing. Routing itu sendiri fungsinya untuk batu loncat sebagai melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN (Local Area Network).

2. Pengertian HUB


Hub adalah merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga Hub hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung ataupun concentrator saja, serta hanya menguatkan sinyal di kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP). Hub tak mengenal MAC Addressing atau Physical Addressing shingga tidak bisa memilah data yang harus ditransmisikan shingga collision tak bisa dihindari dari penggunaan Hub tersebut.
Fungsi Hub diantaranya:
  • Memfasilitasikan penambahan penghilangan ataupun penambahan workstation.
  • Menambah jarak network (bisa berfungsi sebagai repeater).
  • Menyediakan/memfasilitasi fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda (Ethernet, Toket ring dan FDDI)
  • Menawarkan feature-featur yang fault tolerance (Isolasi Kerusakan).
  • Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic).

3. Pengertian Router


Router adalah merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer atau perangkat komputer yang tugasnya menyampaikan paket data melewati jaringan internet hingga sampai ketujuannya. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, serta router ini berperan penting sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan/lebih.
Fungsi Router diantaranya:
  • Router berfungsi utama sebagai alat penghubung antar dua atau lebih jaringan komputer untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lain. Perbedaan Router dengan Switch yaitu, kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu jaringan LAN.

4. Pengertian Repeater



Repeater adalah alat jaringan kpmputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus ada 2 (dua) alat, yaitu untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) & untuk menyebarkan lagi sinyal WIFI (accespoint), atau bisa juga sebagai alat penguat sinyal.
Fungsi Repeater diantaranya:
  • Untuk mengover daerah-daerah yang sinyanlnya lemah dari Server (pemancar).
  • Untuk memperjauh jangkauan sinyal dari Server (pemancar).
  • Untuk mempermudah akses sinyal WIFI yang berasal dari Server.

Sumber : 

Pengenalan Teknologi Komputer dan Informasi,
Janner Simarmata,Andi Offset,Yogyakarta, 2006




Demikian lah analisis yang saya lakukan tentang Topologi jaringan komputer dan macam-macam perangkat pendukungnya. apbila ada kesalahan mohon maaf, saya ucakpakan terima kasih.

Wednesday, December 2, 2015

Sistem Operasi ( Operating System )

 
Nama Kelompok :

- Agus Supriyatna    ( 1510631170009 )
- Dedy Wijaya           ( 1510631170030 )
- M.Akbar Ibrahim   ( 1510631170090 )
- M.Rifqi Thoriq        ( 1510631170000 )

Sistem Operasi ( Operating System )

Sistem Operasi adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugasuntuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Sistem operasi dijalankan pertama kali ketika komputer dihidupkan, sistem operasi inilah yang mengatur seluruh proses, menerjemahkan masukan, mengatur proses internal, mengatur penggunaan memori, dan memberikan keluaran atau output keperlatan yang sesuai.
Pada prinsipnya sistem operasi merupakan kumpulan dari program routine dan prosedur yang dibuat untuk memperkecil peranan pengguna komputer dalam sistem komputer dan memperbesar efesiensi sistem tersebut.
Sistem operasi juga dapat pula didefinisikan sebagai perangkat lunak yang bertindak sebagai perantara antara pemakai atau user dengan perangkat keras atau hardware.


Fungsi Sistem Operasi
Secara umum fungsi utama sistem operasi antara lain sebagai berikut :

a. Mengatur proses yang mencangkup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses program yang sedang dijalankan.
b. Mengatur sumber daya yang berkaitan dengan pengendalian terhadap perangkat lunak sistem atau perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan. Contoh sumber dayanya adalah komponen perangkat keras seperti CPU, Memori, dan Alat input/output.
c. Mengatur data, yaitu berupa pengendalian terhadap data masukan/keluaran. Selain juga sistem operasi mempunyai sarana untuk mengelola keamanan. Ciri sistem operasi yang memiliki pengaturan keamanan antara lain Autentifikasi melalui memasukan nama pemakai dan password atau kode rahasia sebelum mengakses komputer.

Komponen Sistem Operasi

Sebuah sistem operasi dapat dibagi menjadi beberapa komponen. Secara umum, para pakar sepakat
bahwa terdapat sekurangnya empat komponen manajeman utama yaitu:
• Manajemen Proses,
• Manajemen Memori, dan
• Manajamen Sistem Berkas.
• Manajemen Masukan/Keluaran
Selain keempat komponen di atas, Avi Silberschatz, dan kawan-kawan menambahkan beberapa
komponen seperti:
• Manajemen Penyimpanan Sekunder.
• Manajemen Sistem Proteksi.
• Manajemen Jaringan.
• Command-Interpreter System.

Jenis Sistem Operasi

Perkembangan sistem operasi sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pemakai. Secara umum sistem operasi dibuat untuk jenis komputer tertentu, antara lain:
1. MS-Windows dan Linux untuk PC/Notebook
2. VMS untuk DEC
3. OS/2,AIX, OS/390 untuk IBM.
4. MacOS untuk Apple Macintosh
5. SunOS untuk Sun Computers
6. Palm OS untuk PDA PalmPilot

Sistem Operasi yang sekarang beredar di dunia antara lain: Windows 3.11, Windows 9X, Windows NT, Windows XP, Windows Vista, MacOS, Novell, OS/2, BeOS, dan Unix.


Sejarah Sistem Operasi.

Dalam sejarahnya, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan tersebut dapat dibagi kedalam lima generasi:
1. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
2. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS (Fortran Monitoring System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua ini merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai
sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
4. Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari
keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para
pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
5. Generasi Kelima (Pasca 2001 sampai Sekarang )
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih dalam perjalanan. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri. Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing sekarang menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertia manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan katakata secara langsung.

Daftar Pustaka

Free Software Foundation. 1991. GNU General Public License. http://gnui.vLSM.org/licenses/gpl.txt.
Samik-Ibrahim, Rahmat M. 2003. Pengenalan Lisensi Perangkat Lunak Bebas. Http://rms46.vlsm.org/2/137df.p
Stallman, Richard M. 1994. Mengapa Perangkat Lunak Seharusnya Tanpa Pemilik. November 2001. http://gnux.vlsm.org/philosophy/why-free.id.html.
Stallman Richard M. 1996. Katergori Perangkat Lunak Bebas dan Tidak Bebas. November 2001. http://gnux.v.vlsm.org.philosophy/categories.id.html.



Penerbit

Bumi Aksara


Penulis

Sutarman, S.Kom, M.Kom.