Sunday, November 22, 2015

Belajar Bahasa Pemograman Dasar C , C# , C++


Membuat bentuk segitiga dengan C++

Pada tutorial kali ini, kita akan membahas bagaimana untuk membuat sebuah segittiga siku-siku dengan rata kanan,
dengan inturuksi perulangan do while.
berikut ini adalah program selengkapnya
  1. #include<iostream.h>
  2. int main()
  3. {
  4.         int i,j,n,spasi;
  5.         cout<<"Masukan Jumlah Baris: ";
  6.         cin>>n;
  7.         for(i=1; i<=n; i++)
  8.         {
  9.                 spasi=n-i;
  10.                 for(j=1; j<=spasi; j++)
  11.                         cout<<" ";
  12.                 for(j=1; j<=i; j++)
  13.                         cout<<"*";
  14.                 cout<<endl;
  15.         }
  16.         return 0;
  17. }


   hasil ouput dari program diatas adalah sbb:
  untuk membuat prisma segitiga, seperti berikut ini,


  anda cukup menambahkan spasi pada :
  1.                     cout<<"*";
  sehingga menjadi
                        cout<<"* ";
 silahkan di jalankan dan perhatikan apa yang terjadi. :)
 

Konversi Bilangan Desimal ke Biner dengan C++

Masih ingatkah anda tentang konversi bilangan, dalam mata kuliah pengantar teknologi informasi dan komunikasi
kita akan mempelajari tentang konversi bilangan. Komputer sendiri sebenarnya hanyalah
dapat membaca perintah nol dan satu, artinya setiap tindakan kita yang kita lakukan di dalam komputer
perintah tersebut akan dikonversi kedalam bilangan biner,
 Biner sendiri adalah jenis bilangan yang hanya memiliki dua buah sistem bilangan yaitu nol dan satu.
 Nah, sekarang bagaimana cara mengkonversi nilai dalam desimal yang memiliki sepuluh sistem bilangan yaitu, 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.
 kedalam bilangan biner yang dikenal dengan nama binari digit yang mempunyai dua sistem bilangan yaitu 0 dan 1, di dalam bahasa program C++
  1. #include<iostream.h>
  2. int main()
  3. {
  4.         long desimal, pembagi=1073741824, bit;
  5.         cout<<"Nilai Desimal : ";
  6.         cin>>desimal;
  7.         while(pembagi>desimal) pembagi/=2;
  8.         do{
  9.                 bit=desimal/pembagi;
  10.                 cout<<bit;
  11.                 desimal=desimal%pembagi;
  12.                 pembagi/=2;
  13.         }
  14.         while(pembagi>=1);
  15.         cout<<"\n";
  16.         return 0;    
  17. }
dan hasil oututnya adalah sbb:



 Array Berdimensi Dua
Array atau larik berdimensi dua tersusun dalam bentuk baris dan kolom, dimana indeks pertama menunjukan dan indeks kedua menunjukan kolom. Array berdimensi dua sering digunakan dalam membentuk tabel.
Bentuk umumnya adalah sbb:
Type Nama_Array[indeks1] [indeks2];
Keterangan: 
  • Type : Menyatakan tipe data yang digunakan 
  • Nama_Array : Penamaan untuk nama array
  • Indeks1 : Untuk menyatakan jumlah baris
  • Indeks2 : Untuk menyatakan jumlah kolom 
Sebagai contoh kita memperoleh data sebagai berikut:
  Data Nilai Mahasiswa
No
Nama
MID
Semester
1
Afandi
98
97
2
Ryan
87
89
3
Junaidy
67
70
Dari tabel di samping, tentukan nilai akhir, yang didapat dari nilai MID dikali 40% dan
nilai Semester 60%.




Maka kita dapat membuat program data mahasiswa yang saya coba jalankan dalam Borland C++ 5.02 :

  1. #include<iostream.h>
  2. #include<conio.h>
  3. #include<iomanip.h>
  4. #include<stdio.h>
  5. int main()
  6. {
  7.         int i;
  8.    char nama[4][5];
  9.    float nilai1[5];
  10.    float nilai2[5];
  11.    float hasil[5];
  12.    clrscr();
  13.    for(i=1; i<=3; i++)
  14.    {
  15.         cout<<" DATA ke-:"<<i<<endl;    //mengurutkan nilai data mulai dari 1-2
  16.       cout<<" Nama siswa     : "; gets(nama[i]);  //menginput nama siswa
  17.       cout<<" Nilai MID      : "; cin>>nilai1[i]; //menginput nilai mid
  18.       cout<<" Nilai Semester : "; cin>>nilai2[i]; //menginput nilai final
  19.       hasil[i]=(nilai1[i]*0.40)+(nilai2[i]*0.60); //penjumlahan semua nilai
  20.       cout<<endl;
  21.    }
  22.      cout<<"--------------------------------------------------"<<endl;
  23.      cout<<"No.     Nama           Nilai      Nilai     Hasil"<<endl;
  24.      cout<<"        Siswa          MID        Semester  Akhir"<<endl;
  25.      cout<<"--------------------------------------------------"<<endl;
  26.         for(i=1; i<=3; i++)
  27.       {
  28.         cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(8)<<i;
  29.          cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(17)<<nama[i];
  30.          cout<<setprecision(2)<<setw(10)<<nilai1[i];
  31.          cout<<setprecision(2)<<setw(12)<<nilai2[i];
  32.          cout<<setprecision(2)<<setw(13)<<hasil[i]<<endl;
  33.       }
  34.         cout<<"--------------------------------------------------"<<endl;
  35.    getch();                            
  36. }

Dan, hasil outputnya adalah sbb:
Contoh program array dimensi dua
Dari contoh program diatas dan memperhatikan hasil ouputnya maka kita dapat melihat bahwa terdapat deklarasi array berdimensi dua yang berfungsi untuk membentuk 4 buah baris dan 5 buah kolom yaitu:
char nama[4][5]; 
dan terdapat pula array berdimensi satu yaitu:
  1.    float nilai1[5];
  2.    float nilai2[5];
  3.    float hasil[5];
Nah, sekian dulu deh, sharing dari saya tentang array berdimensi dua ini. sudah siang nih, sudah waktunya untuk berangkat ke kampus. semangat programming :D

No comments:

Post a Comment